Cari

The Playing Man

A geekier side of me

Tag

feminisme

Ketika kita bicara tentang tokoh-tokoh yang menjadi pionir dalam industri game, biasanya yang disebut semuanya adalah nama laki-laki. Padahal, ada juga peran sejumlah perempuan dalam game-game komersial awal yang muncul di pasaran. Game Informer membahas mengenai dua di antaranya, Carol Shaw dan Dona Bailey, pencipta River Raid dan Centipede untuk Atari.

Iklan

Satu lagi bukti bahwa representation matters. D.va, sebuah karakter dari Overwatch, memiliki latar belakang sebagai gamer profesional perempuan dari Korea Selatan. Latar ini memberi inspirasi bagi sejumlah gamer perempuan di Korea Selatan untuk bergabung dan membentuk “For D.va” sebuah grup yang memperjuangkan kesetaraan gender di skena gaming Korea Selatan.

Sebuah op-ed seorang otaku feminis mengenai problematika moe. Ya biasa lah, ada nada misogini di dalamnya. Tapi yang menarik perhatian saya adalah bagaimana ia melihat sisi positif dari fenomena ini: Menantang persepsi maskulinitas para penonton pria dewasa heteroseksual, dan moe telah memberikan kita banyak anime dengan karakter wanita yang bagus.

Fetish (apa ini istilah yang akurat?) lolicon ikut disinggung setelah kelompok pedofil Indonesia yang bersarang di Facebook diciduk oleh polisi. Apakah lolicon hanya preferensi seksual yang tidak berbahaya, atau satu perwujudan dari kecenderungan seksis laten sehingga pantas disematkan label pseudo-pedofil? Simak satu perspektif dari Mario Rustan di Magdalene.co ini.

Di penghujung tahun ini BBC memiliki fitur 100 Women, di mana mereka mengulas seratus perempuan berpengaruh dan inspiratif. Salah satunya adalah mengenai sekelompok gamer profesional wanita dan bagaimana mereka mengarungi dunia turnamen game profesional yang masih didominasi oleh pria dan tak ramah dengan jenis kelamin yang berbeda.

Karakter perempuan yang dijadikan obyek seksual adalah satu hal yang kerap dikeluhkan para feminis mengenai video game zaman sekarang. Tapi sebuah penelitian dari Indiana University menemukan bahwa, dari 571 game yang dirilis antara tahun 1983 sampai 2014, fenomena ini sebenarnya sedang menurun trend-nya sejak tahun 90-an. [abstrak]

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑