Cari

The Playing Man

A geekier side of me

Tag

penelitian

Sebuah studi kasus dari tahun 1994 mengenai pemanfaatan Dungeons & Dragons dalam sesi terapi seorang penderita schizoid. Unsur ‘permainan peran di dunia fantasi’ yang ada dalam D&D tampaknya bisa membantu seseorang untuk lebih mudah mengungkapkan masalah atau memungkinkan ekspresi emosi dalam situasi ‘pura-pura’ yang lebih aman dan terkontrol.

Iklan

Bermain game tidak hanya untuk menghibur diri saja. Simon Parkin dalam esainya di Nautilus ini memaparkan, berdasarkan penelitian, bagaimana game-game yang paling kita sukai adalah yang memungkinkan kita untuk mengalami gambaran ideal dari kepribadian kita, menjelajah dan menantang batas-batasnya, serta terhubung dengan orang lain atau komunitas.

Mendesain sebuah game kini tak lagi hanya berdasarkan insting atau jiwa seni saja. Data mengenai respon dan preferensi pemain akan hal-hal yang nampak sepele juga dikumpulkan dan dianalisis untuk menciptakan sebuah game yang ‘sempurna’ dan disukai sebanyak mungkin orang. Simak liputan Polygon mengenai bagaimana orang-orang ini melakukannya.

Visi dan idealisme tak lagi cukup untuk memproduksi sebuah game berskala AAA; Riset terhadap respon konsumen potensial juga penting untuk menentukan anggaran dan mengelola risiko sukses atau gagal. Simak liputan Polygon mengenai riset pasar khusus video game dan bagaimana mereka memberi masukan pada penerbit atau pengembang berdasar angka dan data.

Sebuah studi terhadap 167 remaja dan dewasa muda di Finlandia menemukan bahwa mereka yang memiliki pengalaman bermain game juga lebih unggul dalam kecepatan respon, akurasi, dan kemampuan memperbaharui informasi ketika mengerjakan tugas-tugas sulit yang membutuhkan daya ingat jangka pendek (working memory).

Sebuah penelitian mengenai persepsi para gamer ketika melihat gamer lain menggunakan microtransaction untuk mendapat kelebihan di dalam game. Jika kelebihanya hanya keunikan kosmetik, tak ada perubahan persepsi. Tapi kelebihan yang mempengaruhi gameplay membuat gamer yang melakukannya dipandang gamer lain lebih negatif, bahkan jika kelebihan itu menguntungkan mereka juga (karena satu tim atau di dalam guild yang sama, misalnya).

Kontrol visuomotor adalah kemampuan untuk menyelaraskan gerak tangan atau tubuh sesuai dengan informasi visual, misalnya menyetir mobil. Sebuah penelitian dari New York University Shanghai menemukan bahwa bermain game aksi seperti game FPS selama setidaknya 5 jam tiap minggu bisa meningkatkan kemampuan ini. Pada game non aksi seperti game strategi tak ditemukan peningkatan serupa.

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑