Cari

The Playing Man

A geekier side of me

Tag

pengembangan

Dunia konsol mungkin baru diramaikan oleh game indie di pertengahan akhir 2000-an, namun itu bukan berarti sebelumnya mereka tidak ada sama sekali. Di akhir dekade 90-an, Playstation dengan berani merilis devkit Net Yaroze berikut forum komunitasnya untuk para pengembang amatir; Berikut nostalgia tiga orang yang merilis game indie mereka lewat jalur itu.

Iklan

Data lama seringkali tidak dianggap berharga. Karena keterbatasan anggaran dan ketidaktahuan, data lama dengan gampang ditimpa data baru, atau floppy disk dibiarkan hingga berjamur dan harus dibuang. Padahal data itu bisa memiliki nilai historis tersendiri, seperti yang diceritakan oleh Wired mengenai usaha restorasi source code Prince of Persia.

Sonic the Hedgehog awalnya adalah maskot SEGA yang didaulat untuk bersaing dengan maskot konsol-konsol lainnya seperti Crash (Playstation) dan Mario (Nintendo). Seiring dengan hengkangnya SEGA dari industri hardware konsol, pesona game Sonic pelan-pelan mulai memudar. Simak liputan Polygon mengenai jatuh bangunnya karakter ini sepanjang zaman.

Saya ingat mengunduh RPG Maker 2000 sebagai aplikasi ‘main-main’ untuk membuat game RPG impian saya sendiri. Satu setengah dekade kemudian, RPG Maker adalah engine serius yang – dengan kustomisasi gameplay dan grafik – digunakan untuk membuat game yang bisa dijual dengan laris di Steam. Simak liputan PC Gamer mengenai pertumbuhan program ini.

Ketika kita bicara tentang tokoh-tokoh yang menjadi pionir dalam industri game, biasanya yang disebut semuanya adalah nama laki-laki. Padahal, ada juga peran sejumlah perempuan dalam game-game komersial awal yang muncul di pasaran. Game Informer membahas mengenai dua di antaranya, Carol Shaw dan Dona Bailey, pencipta River Raid dan Centipede untuk Atari.

Baru benar-benar demokratis sejak tahun 1994, Afrika Selatan masih harus mengejar pemenuhan kebutuhan warga akan banyak hal-hal dasar, seperti pendidikan dan listrik. Di tengah segala keterbatasan itu, jurusan game design di universitas di Johannesburg tak jemu-jemu berusaha agar industri game di negaranya bisa tumbuh dan berkembang besar.

LucasArts di era 80-an dan 90-an termasuk pengembang terpuji yang -meski tidak besar- relatif konsisten mengeluarkan game bagus. Sayangnya, mereka harus ditutup di tahun 2013 sesaat setelah Lucasfilm diakuisisi oleh Disney. Liputan dari Kotaku ini menggambarkan tahun-tahun terakhir LucasArts yang dipenuhi kesalahan manajemen dan pemimpin yang terlalu hati-hati.

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑